HovioneTechnology – Python kembali bersinar di tahun 2025.
Dalam survei terbaru yang dilakukan Python Software Foundation dan JetBrains, lebih dari 30.000 developer di seluruh dunia ikut berpartisipasi.
Hasilnya cukup menarik.
Banyak dari mereka masih baru di dunia kerja.
Sekitar setengah responden baru punya pengalaman kerja kurang dari dua tahun.
Temuan ini menunjukkan satu hal penting.
Banyak pemula bisa mempelajari Python dengan mudah.
Selain itu, komunitasnya juga aktif menjaga agar Python tetap:
-
sederhana,
-
mudah diakses banyak orang,
-
dan bersahabat untuk siapa pun yang ingin mulai belajar coding.
Python di tahun 2025 dan cara orang memakainya
Dulu, banyak orang memakai Python untuk kebutuhan data dan web.
Namun sekarang, arah penggunaan Python mulai bergeser.
Sebanyak 51% developer memakai Python untuk eksplorasi dan pemrosesan data.
Jadi, saat ini banyak orang menjadikan data sebagai tujuan utama penggunaan Python.
Di sisi lain, dunia web juga ikut naik lagi.
Penggunaan Python untuk web sempat turun beberapa tahun lalu,
tetapi sekarang angkanya kembali naik:
-
dari 42% di tahun 2023
-
menjadi 46% di tahun 2025.
Salah satu alasan kenaikannya adalah FastAPI.
FastAPI makin populer karena:
-
developer bisa memakainya dengan mudah,
-
prosesnya cepat,
-
dan framework ini enak dipakai untuk bikin API.
Banyak developer baru langsung memilih FastAPI.
Dengan FastAPI, mereka bisa membuat proyek web dengan cepat
tanpa perlu konfigurasi yang rumit.
Python di 2025: Banyak yang belum update versi Python
Sayangnya, banyak developer masih belum mau meng-upgrade versi Python mereka.
Sekitar 83% developer tetap memakai versi lama.
Alasan mereka sederhana:
Sistem sudah berjalan lancar, jadi mereka merasa tidak perlu mengubah apa pun.
Padahal, versi baru seperti Python 3.10 bisa membuat program:
-
berjalan sampai 40% lebih cepat,
-
tanpa perlu mengubah kode terlalu banyak.
Karena itu, kalau perusahaan terus bertahan di versi lama,
mereka bisa rugi karena:
-
sistem menjadi kurang efisien,
-
biaya server bisa jadi lebih besar.
Kennedy, salah satu analis survei, mengingatkan hal ini.
Menurutnya, update Python bukan cuma soal fitur baru,
tetapi juga soal:
-
menghemat biaya,
-
dan meningkatkan performa.
Python + Rust: Kombinasi kencang dan stabil
Sekarang banyak developer memakai bahasa Rust untuk membantu Python.
Banyak proyek baru di PyPI memakai Rust
untuk mengerjakan bagian-bagian yang butuh kecepatan tinggi.
Bahkan, sekarang developer menulis hampir sepertiga kode native baru di PyPI dengan Rust.
Akibatnya, developer tetap bisa menggunakan Python dengan mudah,
tetapi mereka juga bisa mendapatkan performa yang jauh lebih cepat dan stabil.
Masa depan Python: makin cepat, makin seru
Ke depan, Python terlihat makin menarik.
Sekarang banyak developer mulai memakai beberapa hal ini:
-
asisten AI untuk menulis kode, yang membantu mereka bekerja lebih cepat dan produktif.
Selain itu, akan hadir Python 3.14.
Versi ini penting karena tim pengembang Python berencana menghapus Global Interpreter Lock (GIL).
Dengan perubahan itu, Python bisa benar-benar berjalan paralel
di banyak inti prosesor.
Hal ini sangat membantu aplikasi yang butuh performa tinggi.
Bukan hanya itu, tim Python juga mulai lebih serius mengembangkan dukungan
untuk pengembangan aplikasi:
-
iOS,
-
dan Android.
Dengan semua perkembangan ini, masa depan Python di tahun 2025 terlihat sangat cerah.
Bahasa ini:
-
ramah untuk pemula,
-
kuat untuk kebutuhan data,
-
makin oke untuk dunia web,
-
terbantu Rust sehingga Python bisa berjalan lebih cepat,
-
dan terus berkembang untuk dunia mobile dan AI.
Karena itu, banyak developer di seluruh dunia melihat Python
sebagai pilihan yang menawarkan banyak peluang.