Skip to content

HovioneTechnology | Portal Informasi Teknologi Terkini Indonesia

HovioneTechnology menghadirkan informasi terupdate teknologi terbaru AI, Programming, hingga Cyber security. Semua kami sajikan ringkas, informatif, dan sudah terverifikasi.

Menu
  • Cyber Security
  • AI (Artificial Intelligence)
  • Gadget
  • Programming
  • Linux
  • Gaming
  • Cryptocurrency
Menu
Penurunan Harga Shiba Inu

Penurunan Harga Shiba Inu: Turun 66% Itu Alarm?

Posted on Desember 23, 2025

HovioneTechnology – Penurunan Harga Shiba Inu sampai sekitar 66% sering dibaca sebagai tanda ada masalah. Jadi, wajar kalau kamu mulai ragu: ini cuma fase, atau sinyal tren melemah?

Namun, angka “turun 66%” saja belum cukup untuk menyimpulkan. Karena itu, kamu perlu lihat konteks pasar SHIB, perilaku holder, dan kondisi pasar crypto secara umum.

Di artikel ini, kamu akan dapat analisis yang gampang dipakai. Selain itu, kamu bisa ambil keputusan tanpa panik.


Table of Contents

Toggle
  • Ringkasan cepat: apa arti turun 66% untuk SHIB
    • Apa maksud “turun 66%”
    • Kenapa Penurunan Harga Shiba Inuini terasa serius
    • Dampak yang sering terasa di lapangan
  • Penurunan Harga Shiba Inu dan psikologi pasar
    • Efek “capek nunggu” pada holder
    • Ketika reli cuma jadi “rebound”
    • Kenapa FOMO sering muncul di waktu salah
  • Analisis Penurunan Harga Shiba Inu dari sisi tren harga
    • Pola turun yang sering muncul
    • Level support yang berubah jadi resistance
    • Indikator sederhana yang bisa kamu pakai
  • Kondisi pasar Shiba Inu: faktor yang menekan SHIB
    • Sentimen meme coin ikut menentukan
    • Kompetisi meme coin makin ramai
    • Likuiditas memengaruhi gerak harga
  • Apakah Penurunan Harga Shiba Inu menandakan masalah fundamental?
    • Kapan penurunan jadi “alarm”
    • Kapan penurunan masih tergolong normal
    • Cara cepat bedakan “noise” dan “tren”
  • Data ekosistem: apa yang perlu kamu cek
    • Aktivitas transaksi dan penggunaan
    • Burn dan narasi supply
    • Update dan use case nyata
  • Checklist keputusan Penurunan Harga Shiba Inu: tahan, kurangi, atau tambah posisi
    • Kalau kamu investor jangka panjang
    • Kalau kamu trader jangka pendek
    • Tabel ringkas untuk ambil keputusan
  • Tips Praktis: cara menilai Penurunan Harga Shiba Inu tanpa panik
    • Pakai aturan 3 pertanyaan cepat
    • Buat rencana entry dan exit sederhana
    • Kurangi noise dengan jadwal cek
  • Kesalahan Umum saat melihat Penurunan Harga Shiba Inu turun 66%
    • Menyamakan pantulan dengan pembalikan tren
    • Masuk besar karena “harga sudah murah”
    • Tidak punya batas rugi
  • Skenario 3 arah: apa yang mungkin terjadi Penurunan Harga Shiba Inu selanjutnya
    • Skenario A: turun lanjut
    • Skenario B: sideways panjang
    • Skenario C: rebound yang lebih sehat
  • FAQ: pertanyaan yang sering dicari soal Penurunan Harga Shiba Inu
    • 1) Apakah Penurunan Harga Shiba Inu 66 persen itu wajar?
    • 2) Penurunan Harga Shiba Inu berarti proyeknya gagal?
    • 3) Analisis Penurunan Harga Shiba Inu paling simpel pakai apa?
    • 4) Kapan kondisi pasar shiba inu mulai membaik?
    • 5) Apakah reli kecil tanda bull run?
    • 6) Indikator apa yang mudah untuk pembaca menengah?
    • 7) Apa langkah paling aman buat yang sudah pegang SHIB?
  • Penutup Penurunan Harga Shiba Inu

Ringkasan cepat: apa arti turun 66% untuk SHIB

Apa maksud “turun 66%”

Turun 66% berarti harga tinggal sekitar sepertiga dari level sebelumnya. Jadi, pemulihan butuh kenaikan besar, bukan sedikit.

Kenapa Penurunan Harga Shiba Inuini terasa serius

Penurunan besar biasanya menguras minat beli. Selain itu, banyak investor jadi “nyangkut” dan sulit keluar.

Dampak yang sering terasa di lapangan

Kamu biasanya lihat volume melemah dan reli memendek. Akibatnya, banyak orang jual saat harga naik sedikit.


Penurunan Harga Shiba Inu dan psikologi pasar

Efek “capek nunggu” pada holder

Saat harga turun lama, holder mudah lelah. Jadi, mereka cepat jual ketika ada pantulan.

Ketika reli cuma jadi “rebound”

Banyak reli di tren turun hanya pantulan sementara. Namun, pantulan itu sering gagal menembus area penting.

Kenapa FOMO sering muncul di waktu salah

Orang sering FOMO saat candle hijau besar. Akhirnya, mereka beli dekat puncak pantulan.


Analisis Penurunan Harga Shiba Inu dari sisi tren harga

Pola turun yang sering muncul

Kalau tren turun kuat, harga sering membentuk puncak yang makin rendah. Selain itu, titik terendahnya juga ikut turun.

Level support yang berubah jadi resistance

Support lama bisa “kebalik” jadi resistance. Akibatnya, harga sulit naik melewati area itu.

Indikator sederhana yang bisa kamu pakai

Pantau volume dan rata-rata pergerakan sederhana. Jadi, kamu bisa lihat apakah pembeli benar-benar masuk.


Kondisi pasar Shiba Inu: faktor yang menekan SHIB

Sentimen meme coin ikut menentukan

Saat sentimen meme coin melemah, SHIB biasanya ikut terseret. Jadi, masalahnya sering bukan SHIB saja.

Kompetisi meme coin makin ramai

SHIB bersaing dengan meme coin baru yang cepat viral. Akibatnya, atensi pasar bisa cepat pindah.

Likuiditas memengaruhi gerak harga

Saat likuiditas tipis, harga mudah “digoyang”. Namun, pergerakan itu sering cepat balik arah.


Apakah Penurunan Harga Shiba Inu menandakan masalah fundamental?

Kapan penurunan jadi “alarm”

Alarm muncul saat tren turun panjang dan pemulihan gagal berulang. Selain itu, minat pasar menurun konsisten.

Kapan penurunan masih tergolong normal

Kalau pasar crypto secara umum melemah, SHIB bisa ikut turun. Jadi, kamu perlu bandingkan dengan pasar luas.

Cara cepat bedakan “noise” dan “tren”

Lihat kerangka waktu mingguan, bukan menit. Karena itu, kamu tidak gampang kejebak fluktuasi kecil.


Data ekosistem: apa yang perlu kamu cek

Aktivitas transaksi dan penggunaan

Perhatikan apakah aktivitas naik atau turun. Selain itu, cek apakah orang benar-benar memakai ekosistemnya.

Burn dan narasi supply

Burn sering jadi bahan promosi. Namun, efeknya bergantung skala dan konsistensi.

Update dan use case nyata

Update yang punya fungsi nyata lebih kuat dari hype. Jadi, bedakan “fitur baru” dan “judul heboh”.


Checklist keputusan Penurunan Harga Shiba Inu: tahan, kurangi, atau tambah posisi

Kalau kamu investor jangka panjang

Kamu butuh rencana dan batas risiko. Selain itu, kamu harus siap volatilitas tinggi.

Kalau kamu trader jangka pendek

Kamu wajib disiplin pada level invalidasi. Jadi, kamu tidak berubah jadi “holder dadakan”.

Tabel ringkas untuk ambil keputusan

Kondisi yang kamu lihat Sinyal Aksi yang lebih aman
Tren turun berlanjut puncak makin rendah kurangi ukuran posisi
Pantulan lemah volume kecil saat naik tunggu konfirmasi
Breakout valid tembus area penting + volume masuk bertahap
Market memburuk dominan merah prioritaskan proteksi

Tips Praktis: cara menilai Penurunan Harga Shiba Inu tanpa panik

Pakai aturan 3 pertanyaan cepat

Tanya ini sebelum ambil keputusan:

  • Tren lagi naik atau turun?

  • Volume mendukung atau tidak?

  • Area penting ditembus atau ditolak?

Buat rencana entry dan exit sederhana

Tentukan titik beli, titik keluar, dan batas rugi. Karena itu, emosi tidak menguasai keputusanmu.

Kurangi noise dengan jadwal cek

Cek chart 1–2 kali sehari saja. Selain itu, hindari doomscrolling grup.


Kesalahan Umum saat melihat Penurunan Harga Shiba Inu turun 66%

Menyamakan pantulan dengan pembalikan tren

Pantulan bisa terjadi di tren turun. Namun, pembalikan butuh struktur baru yang jelas.

Masuk besar karena “harga sudah murah”

Murah itu relatif, bukan sinyal. Jadi, kamu tetap butuh konfirmasi dan rencana.

Tidak punya batas rugi

Tanpa batas rugi, kamu mudah menahan terlalu lama. Akibatnya, kerugian membesar tanpa kontrol.


Skenario 3 arah: apa yang mungkin terjadi Penurunan Harga Shiba Inu selanjutnya

Skenario A: turun lanjut

Harga bisa lanjut turun jika area support gagal bertahan. Selain itu, sentimen risk-off bisa memperparah.

Skenario B: sideways panjang

SHIB bisa bergerak datar di rentang sempit. Jadi, pasar menunggu katalis baru.

Skenario C: rebound yang lebih sehat

Rebound lebih sehat muncul saat volume naik dan area penting tembus. Namun, kamu tetap perlu konfirmasi bertahap.


FAQ: pertanyaan yang sering dicari soal Penurunan Harga Shiba Inu

1) Apakah Penurunan Harga Shiba Inu 66 persen itu wajar?

Penurunan besar bisa terjadi di crypto. Namun, kamu harus cek konteks tren dan sentimen.

2) Penurunan Harga Shiba Inu berarti proyeknya gagal?

Tidak selalu. Jadi, cek ekosistem, aktivitas pengguna, dan arah pengembangan.

3) Analisis Penurunan Harga Shiba Inu paling simpel pakai apa?

Mulai dari tren, volume, dan area support–resistance. Selain itu, lihat time frame mingguan.

4) Kapan kondisi pasar shiba inu mulai membaik?

Saat harga membentuk puncak dan dasar yang naik. Jadi, struktur tren berubah lebih dulu.

5) Apakah reli kecil tanda bull run?

Belum tentu. Namun, reli dengan volume kuat biasanya lebih meyakinkan.

6) Indikator apa yang mudah untuk pembaca menengah?

Gunakan volume dan rata-rata pergerakan sederhana. Jadi, kamu dapat gambaran arah tren.

7) Apa langkah paling aman buat yang sudah pegang SHIB?

Buat rencana exit bertahap dan batas rugi. Selain itu, hindari tambah posisi tanpa konfirmasi.


Penutup Penurunan Harga Shiba Inu

Penurunan Harga Shiba Inu sebesar 66% bisa jadi alarm, terutama jika tren turun terus berulang. Jadi, jangan terpaku pada angka saja. Lihat struktur tren, volume, dan kondisi pasar SHIB.

Namun, kamu tetap bisa ambil keputusan yang tenang. Karena itu, pakai checklist dan tabel di atas, lalu tentukan gaya mainmu: investor atau trader.

Kalau kamu mau, tulis kamu tipe holder atau trader, plus target waktumu. Nanti aku bantu susun rencana yang lebih pas.

©2026 HovioneTechnology | Portal Informasi Teknologi Terkini Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme